NASIONAL

Selamat Jalan Abang Ustadz

Selamat Jalan Abang Ustadz
DEWAN REDAKSI - Ustadz Tengku Zulkarnain menunjukkan ID card SNN dalam pertemuan terakhir beberapa bulan lalu.

KABAR berpulangnya Ustadz Tengku Zulkarnain, Senin (10/5/2021) di Pekanbaru, Riau, tentu membuat Redaksi Satu Indonesia News Network (SNN) kaget dan bersedih. Beberapa hari ini, Tengku Zulkarnain memang tidak muncul berkomentar di WhatsApp Group (WAG). Tidak ada kabar kalau sedang sakit dan dirawat di RS Tabrani, Pekanbaru, Riau.

Ustadz Tengku Zulkarnain merupakan salah seorang anggota Dewan Redaksi SNN. Ada beberapa tokoh lainnya yang bersama Ustadz Tengku Zulkarnain menjadi anggota Dewan Redaksi SNN, yakni Dr Refly Harun S.H, M.H, LL.M, Neno Warisman, Chusnul Mar’iyah Ph.D,  Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi, Dr Irwan Rinaldi SS, Syafril Teha Noer, dan Haikal Hassan Baras.

Pertemuan terakhir Redaksi SNN dengan Ustadz Tengku Zulkarnain sekitar awal bulan Maret 2021 lalu, di Restoran Al Jazeerah Cikini. Kebetulan Ustadz Tengku Zulkarnain sedang berada di Jakarta. Pertemuan sekaligus penyerahan ID Card Ustadz Tengku Zulkarnain sebagai Dewan Redaksi SNN. 

PERTEMUAN TERAKHIR - Bersama Pemred SNN Eko Satiya Hushada dan anggota Dewan Redaksi SNN Refly Harun, di Restoran Aljazeerah, Cikini. 

itulah pertemuan terakhir. Komunikasi berikutnya, hanya lewat WAG. Saat diundang untuk hadir di acara buka puasa bersama dengan para tokoh dan Youtuber, Ustadz Tengku Zulkarnain menyatakan tidak bisa hadir. 

“Mohon izin bang, masih di Sumatera,” kata Ustadz Tengku Zulkarnain melalui WhatsApp kepada Pemred SNN Eko Satiya Hushada yang mengundangnya. 

Selama Ramadhan, menurut  Ustadz Tengku Zulkarnain, ia tidak keluar Sumatera. Karena jadwal khotbah lumayan padat. Selain itu, juga untuk menjaga kesehatan.

“Saya sudah bikin studio nih. Kedap suara. Pokoknya paten kalilah. Siap kita ini live streaming,” kata Ustadz Tengku Zulkarnain kepada Neno Warisman saat ditelpon dalam sebuah kesempatan beberapa pekan lalu. 

Ustadz Tengku Zulkarnain mencoba menseriusi urusan dakwah melalui Youtube. Bahkan ia membuat studio kedap suara di rumahnya, di Medan. SNN dan jaringan beritanya beberapa kali menampilkan  Ustadz Tengku Zulkarnain untuk membahas sejumlah isu. Ustadz Tengku Zulkarnain adalah ulama kelahiran Medan, Sumatra Utara, 14 Agustus 1963. Ulama berdarah Melayu Deli dan Riau ini wafat di usia 57 tahun. 

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020. Selain di MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain  juga aktif sebagai Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla'ul Anwar, sebuah organisasi berfokus pada pendidikan Islam. 

TINGGALKAN SEMANGAT - Foto terakhir yang diabadikan Direktur Bisnis SNN, Mulyana. 

Tengku Zulkarnain adalah anak dari Tengku Rafiuddin Saudin yang masih kerabat Kesultanan Serdang dan Anisah Usy, putri seorang tokoh agama di Riau. Ia menamatkan pendidikan S1 Jurusan Sastra Inggris di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. Ia memiliki seorang istri dan dua putri.

Tengku belajar bermain gitar dan menyanyi sejak masih sekolah dasar (SD). Ia menguasai berbagai macam alat musik, seperti organ, gitar dan piano. Ia pernah menjadi juara menyanyi di RRI dan TVRI Medan ketika masih remaja. Tahun 1986 ia berhenti bernyanyi dan fokus ke dakwah. Sejak saat itu, ia berhenti total untuk bermain musik. Bahkan, alat musiknya ia buang ke sungai.

Tengku mengaku belajar mengaji Al-Qur'an sejak usia 4 tahun. Saat berusia 8 tahun ia berhasil meraih juara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kota Medan dan mewakili Medan di MTQ tingkat Sumatera Utara pada usia 9 Tahun. Ia mengajar di Madrasah Muhammadiyah Tanjung Sari saat berusia 16 tahun.

Pada 1987, Ustadz Tengku Zulkarnain diangkat menjadi dosen Sastra Inggris di USU. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama lembaga pendidikan LP3I, dan pernah bekerja kantoran sebagai Direktur Keuangan PT Griya Kerta Leksana dan Direktur HRD PT Trihamas Finance Syariah.

Dalam pendidikan Agama Islam, ia belajar ilmu fikih dari gurunya bernama Syaikh Dahlan Musa dan ilmu Al-Qur'an dari Syaikh Azro'i Abdul Rauf.

Ustadz Tengku Zulkarnain kini telah tiada. Ulama yang dikenal kritis ini  meninggal dunia, Senin (10/5/2021) pukul 18.15 WIB di RS Tabrani, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau. Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia usai mencoba melawan virus corona yang menggerogoti tubuhnya sejak pekan lalu. Selamat jalan Abang Ustadz. Semoga Allah memberikan tempat terbaik untuk Abang. 

TINGGAL KENANGAN - Ustadz Tengku Zulkarnain bersama Neno Warisman yang juga salah seorang anggota Dewan Redaksi SNN, dalam pertemuan terakhir Maret 2021 lalu. 


Berikut puisi yang dituliskan Neno Warisman, beberapa saat setelah kepergian Ustadz Tengku Zulkarnain.


Kita ada janji

Sampai dua pekan lalu

Sebuah pesan singkat


Abang Kyai,

Telah sampai

Aku termenung

Malam merebut kantukku

Perasaan akan bertemu kembali di negeri jaya abadi

Amat kuat

Melihat serban putihmu

Tak berubah

Seperti prinsipmu

Teguh. 


Abang pulang duluan

Gak papa, Abang..

Di sana lebih indah, nyaman, abadi. 


Kami masih mencari bekal..


Belum siap benar...

BNW

28 Ramadhan/ 10 Mei 2021

KH Tengku Zulkarnain wafat

Berita Lainnya