NASIONAL

Soal Vonis Habib Rizieq, Refly Harun: Hakim Masih Punya Hati Nurani

Soal Vonis Habib Rizieq, Refly Harun: Hakim Masih Punya Hati Nurani
HATI NURANI - Refly Harun, ahli hukum tata negara.

JAKARTA - Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai hakim dalam kasus kerumunan Petamburan dan Mega Mendung, masih memiliki hati nurani. Putusan atas kedua kasus tersebut dinilai win-win solution, walau sebenarnya Refly menilai Habib Rizieq dan lima terdakwa lainnya tidak bersalah. 

“Dalam kasus Petamburan ini yang menggembirakan adalah, semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu ditolak oleh Hakim, kecuali pasal 93. Ini paling tidak, dalam tanda kutip win-win solution. HRS tetap dihukum tapi tidak menggunakan pasal-pasal yang cenderung ngawur,” kata Refly Harun saat menyampaikan pendapatnya di Channel Youtube nya, Jumat (28/5/2021).

Menurut Refly, pasal-pasal yang dikenakan JPU terhadap HRS adalah pasal-pasal ngawur.  “Bagaimana tidak,  kerumunan Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq tiba-tiba dikategorikan sebagai hasutan dan digunakan pasal 160 KUHP, pasal 216 juga pasal-pasal tentang undang-undang Ormas. Ya ini kan ngawur,” ujar Refly yang sempat jadi saksi ahli dalam persidangan Habib Rizieq Shihab. 

Begitu juga, tambah Refly, JPU menggunakan pasal-pasal pidana tambahan dalam KUHP yang tidak masuk akal. Karena pangkal persoalannya adalah pelanggaran protokol kesehatan, bukan kejahatan protokol kesehatan.

Ia pun mengaku terkejut atas putusan hakim, karena ternyata majelis hakim masih punya hati nurani dalam mengambil putusan sidang,” ujar Refly.

“Saya dalam konteks ini kenapa terkejut, ternyata Hakim masih memiliki hati nurani untuk tidak memberlakukan pasal-pasal yang cenderung gak karu-karuan tersebut. Tetap pelanggaran protokol kesehatan yang dikenakan, walaupun harusnya juga tidak dikenakan (hukuman),  karena tidak ada kausalitas yang bisa dibuktikan Bahwa Habib Rizieq menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat,” ujar Refly panjang lebar. (sa)

Berita Lainnya