NASIONAL

Habib Rizieq Ajukan Banding Untuk Kasus Petamburan, Megamendung Tidak

Habib Rizieq Ajukan Banding Untuk Kasus Petamburan, Megamendung Tidak
KARENA JAKSA BANDING - Aziz Yanuar

JAKARTA- Tidak hanya jaksa penuntut umum (JPU) yang mengajukan banding atas kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung, Habib Rizieq selaku terdakwa juga melakukan hal yang sama, namun hanya untuk kasus Petamburan saja.

"Sudah kemarin (banding), ada tanda terimanya juga. Jadi tinggal siapkan memori juga untuk kasus Petamburan," ujar Azis kepada wartawan usai mengikuti sidang lanjutan dalam agenda pembacaan tuntutan kasus RS UMMI Bogor, di PN Jakarta Timur, Kamis (3/6).

Menurut Azis, vonis hukuman 8 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dalam perkara kerumunan Petamburan tidak sesuai harapan terdakwa.

Terdapat beberapa poin dalam memori banding tersebut. Di antaranya terkait pembayaran denda yang sudah dibayarkan oleh HRS dkk, lalu soal Inpres 6/2020 tentang Penanganan Covid-19 bahwa penanganan Covid-19 dalam penegakan hukum adalah teguran lisan, tertulis, hingga denda.

"Jadi untuk pidana tidak dibahas di situ, itu yang khusus ya. Artinya kita harus mengikuti arahan Presiden," jelas Azis.

Sementara itu, terkait vonis denda Rp 20 juta dalam perkara kerumunan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pihaknya tidak mengajukan banding.

"Tidak (banding), alasan itu lah penerapan Pasal 93, itu kejadian Megamendung dan Petamburan itu selisih satu hari saja. Dari sisi teori hukum itu ne bis in idem, jadi itu kita akan bahas di kerumunan Petamburan nanti," tandas Azis. (dil)

Berita Lainnya