NASIONAL

Haji Dibatalkan, Tokoh Non Muslim Ini Adukan Pemerintah ke MA

Haji Dibatalkan, Tokoh Non Muslim Ini Adukan Pemerintah ke MA
GUGAT KE MA - Natalius Pigai

JAKARTA - Pembatalan haji tahun 2021 oleh Pemerintah Indonesia mencuri perhatian tokoh non muslim yang juga aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai. Bahkan ia mengambil ancang-ancang untuk mengadukan Pemerintah ke Mahkamah Agung. Pigai menilai,  negara gagal menjalankan kewajiban sesuai amanat konstitusi hukum dan HAM nasional dan internasional.

"Negara gagal menghormati kebutuhan hak asasi umat Islam, melindungi hak asasi umat Islam, dan melindungi kebutuhan beribadah umat Islam. Terlebih untuk memenuhi kebutuhan itu,  umat Islam harus berjuang dengan daya upaya mencari, menabung uang puluhan tahun (untuk pergi haji)," kata Natalius Pigai kepada Satu Indonesia News Network (SNN) Sabtu (5/6).

Tidak hanya itu, menurut mantan anggota Komnas HAM ini, abainya pemerintah terhadap HAM lantaran calon jemaah juga banyak yang sudah berusia lanjut.


Tekait gagalnya pemerintah menyelenggarakan haji dengan alasan tak dapat kuota dari kerajaan Arab Saudi,  menurut  Pigai,  atas nama kemanusian, Pigai dan sejumlah pengacara akan menggugat keputusan pemerintah itu ke Mahkamah Agung.

"Sekitar lebih dari seratus pengacara ternama dari berbagai latar belakang agama telah siap menyatakan kesanggupan untuk bersama-sama menggugat masalah pembatalan haji ini. Sejumlah ulama kondang juga akan memberikan pendapat ahli dari sisi hukum, HAM, keadilan dan syarit Islam," tandas Pigai. (dil)

Berita Lainnya