NASIONAL

Dinilai Sebar Berita Bohong, Menag, Dasco, Ace Akan Dilaporkan

Dinilai Sebar Berita Bohong, Menag, Dasco, Ace Akan Dilaporkan
LAPORKAN - Muhammad Taufiq

JAKARTA - Presiden Ahli Pidana Indonesia (AAPI) M Taufiq menegaskan, Ia dan jaringan pengacara nasional akan mengadukan tiga pejabat negara ke kepolisian karena menyebarkan berita bohong terkait pembatalan haji tahun 2021.Mereka yang terancam diadukan adalah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Komisi VIII TB Ace Hasan Syadzili serta Menteri Agama RI Yaqut Qoumas.  

Ia menjelaskan,  apa yang disampaikan oleh Menag Yaqut yang kemudian dibenarkan oleh Sufmi Dasco dan Ace Syadzili bahwa batalnya pemberangkatan haji karena tak dapat kuota dari pemerintan adalah bentuk kebohongan. Mengingat sejauh ini belum ada keputusan soal kuota dari pemerintah Arab Saudi. Ini dibuktikan dengan adanya surat resmi Dubes Saudi untuk RI Syeikh 'Isham bin Ahmad 'Abid Ats-Tsaqofi tertanggal 3 Juni 2021, bahwa sampai saat ini Pemerintah Saudi belum keluarkan putusan resmi tentang kuota haji untuk Negara mana pun.

"Artinya,  ketiga orang ini telah dengan sengaja sebar hoaks atau kebohongan  yang telah sebabkan keonaran dimana-mana. Dan akan kami adukan ke kepolisian," kata M Taufiq,  kepada Satu Indonesia News Network (SNN), Senin (7/6/2021).

Akibatnya, ratusan ribu calon jamaah haji gagal berangkat ke tanah suci Makkah.  "Selain merugikan calon jamaah haji  keputusan membatalkan keberangkatan dan sekaligus memalukan Indonesia di mata dunia. Ini mengingat Indonesia warganya yang mayoritas pemeluk agama Islam. 

"Jadi kami pun menyerukan kepada calon jamaah haji untuk melaporkan tiga orang ini ke kepolisian. Kalau perlu nanti bisa didampingi pengacara yang tergabung dalam AAPRI (aliansi advokat pribumi peduli NKRI," tandasnya. 

Jika kepolisian tidak merespon laporan tersebut,  menurut Taufiq, mereka bisa gugat dengan

Pasal 1365 dan 1338 KUH Perdata dengan mengajukan perbuatan melawan hukum.  (dil)

Berita Lainnya