NASIONAL

Disebut Anggota ‘The New World Order’, Anies: Apa Itu Ya?

Disebut Anggota ‘The New World Order’, Anies: Apa Itu Ya?
ADA-ADA SAJA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA - Berita yang dimuat sebuah media online mengutip postingan akun media sosial, membuat bingung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia malah balik bertanya, apa yang dimaksud dengan The New World Order, yang menyebut dirinya sebagai bagian dari organisasi bentukan elit Yahudi itu. 

“Apa itu ya? Itu, The New World Order itu apa ya?” kata Gubernur Anies saat dihubungi Satu Indonesia News Network (SNN) melalui telepon, Rabu (4/8/2021).

Dalam berita sebuah media online disebutkan, nama Anies tercantum dalam daftar 1.334 The Young Global Leaders (YGL), sebuah organisasi non profit yang bermarkas di Jenewa, Swiss. Organisasi ini didirikan oleh Klaus Schwab, seorang insinyur yang juga seorang ekonom Jerman pendiri The World Economic Forum.

Organisasi ini disebut-sebut merupakan salah satu organisasi yang dibentuk kaum elit Yahudi dengan misinya yang terkenal, yakni menciptakan Tatanan Dunia Baru atau The New World Order lewat penyebaran virus Covid-19. 

Pengamat kebijakan publik Amir Hamzah sebagaimana dimuat media online tersebut mengaku, dirinya tak yakin Gubernur Anies Baswedan merupakan bagian dari organisasi pengusung The New World Order, meski indikasi itu ada.

“Tahun 2009, Anies menerima penghargaan The Young Global Leaders dari World Economic Forum. Jadi, saya yakin karena itu nama Anies ada di dalam daftar organisasi itu,” kata Amir di Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Gubernur Anies kepada SNN mengaku, tidak mengerti dengan tuduhan tersebut. Jika bicara The Young Global Leaders, itu adalah penghargaan yang pernah ia terima tahun 2009 lalu. “Kaitannya dengan The New World Order, itu apa ya?” tanya Anies. 

Ia pun tertawa ketika disebut terlibat dalam upaya menciptakan Tatanan Dunia Baru atau The New World Order lewat penyebaran virus Covid-19. “Ada-ada saja. Kita sedang bertarung selamat dari serangan virus Covid-19. Sudahlah, kita fokus urusan ini saja,” katanya singkat.

Tahun 2009, ketika Anies masih menjabat sebagai rektor Paramadina, mendapatkan penghargaan sebagai salah seorang Young Global Leaders 2009. Forum Ekonomi Dunia (The World Economic Forum) itu mengumumkan, ada 230 orang yang meraih penghargaan Pemimpin Muda Dunia (Young Global Leaders), yang salah seorangnya adalah Anies baswedan.

Forum itu, setiap tahun memberikan penghargaan kepada sekitar 200 hingga 300-an pemimpin yang berusia kurang dari 40 tahun dari seluruh dunia, dan dianggap memiliki prestasi serta komitmen kepada masyarakat. Juga mempunyai potensi untuk berperan dalam memperbaiki dunia di masa mendatang.

Bersama Anies, empat tokoh muda Indonesia lainnya adalah Nia Dinata, Butet Manurung, Silverius Oscar Unggul dan Yenny Wahid. Yenny sendiri juga dosen di jurusan ilmu komunikasi Universitas Paramadina. 

Para tokoh muda yang mendapat penghargaan dari The World Economic Forum itu berasal dari 71 negara. Mereka datang dari berbagai kalangan termasuk dunia pendidikan, pemerintahan, organisasi nirlaba, media dan masyarakat umum. 

Tim yang menyeleksi mereka diketuai oleh Ratu Rania Al-Abdullah dari Yordania, dan terdiri dari 31 pemimpin media ternama internasional. Kelompok yang terpilih dari 5.000-an kandidat itu mewakili semua bagian dunia, yakni Asia Timur (54 orang), Eropa (58), Timteng dan Afrika Utara (12), Amerika Utara (45), Asia Selatan (24), sub-Sahara Africa (20) dan Amerika Latin (17 ).

Selain Anies dan ke-4 tokoh Indonesia, terdapat pula nama-nama seperti pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, pegolf beken Tiger Woods, Anchor CNBC-India Shireen Bhan, CEO YouTube Chad Hurley, pebalap F-1 Michael Schumacher, pelari legendaries Etiopia Haile Gebrselassie, guru besar Yale University (AS) Aleh Tsyvinski, dan astronot Korea Selatan So-Yeon Yi, serta pemain biola Singapura Huei Min Lee. (sa)

Berita Lainnya