OLAHRAGA

Duh, Avram Grant!

Duh, Avram Grant!
KASUS - Avram Grant!

SNN SPORT - Salah satu sosok manajer Chelsea di era Roman Abramovich sedang tersandung kabar skandal pelecehan seksual, dengan sejumlah jurnalis perempuan jadi korban.

Masih ingat dengan nama Avram Grant? Sebelum ada sukses Roberto Di Matteo dan Thomas Tuchel mengantar Chelsea juara Liga Champions, Grant-lah yang menjadi juru taktik pertama yang mengantar the Blues ke final ajang itu.

Grant, yang disebut-sebut juga kawan dekat Roman Abramovich si bos Chelsea, menangani klub London itu pada periode September 2007-Mei 2008 untuk menempati posisi yang sebelumnya diisi Jose Mourinho.

Pria 66 tahun asal Israel itu juga mampu membawa Chelsea ke final Piala Liga Inggris dan bersaing di Premier League hingga laga pamungkas musim 2007/2008, tapi kemudian kontraknya tidak diperpanjang klub.

Selain Chelsea, Avram Grant juga pernah melatih klub Inggris lain seperti Portsmouth dan West Ham. Karier melatihnya juga diisi periode melatih di Maccabi Haifa, Maccabi Tel Aviv, Partizan Belgrade, juga timnas Israel dan timnas Ghana.

Nah, baru-baru ini muncul rumor mengenai dugaan tindakan tak patut dari Avram Grant. Secara spesifik, dugaan pelecehan seksual. Sebuah media pun langsung melakukan penyelidikan mandiri.

Dilansir RT.com dari Times of Israel, yang mengutip investigasi sebuah acara televisi setempat dengan tajuk 'Exposure', Grant dituding melecehkan sejumlah jurnalis perempuan yang pernah berinteraksi dengan dirinya.

Salah satu insiden itu disebutkan terjadi pada tahun 2020. Korbannya adalah seorang jurnalis perempuan, yang ketika itu masih 22 tahun. Ia diundang datang ke apartemen Grant untuk melakukan wawancara.

"Ia bilang kepadaku, 'Buat dirimu nyaman seperti di rumah sendiri. Buka baju'. Aku pikir ia bercanda," kata si jurnalis.

"Aku duduk jauh dari dirinya, di tepi sofa. Ia kemudian minta aku mendekat dan berusaha memelukku, memegangiku kuat-kuat dan tidak mau melepaskanku."

"Aku merasa tak nyaman, ia juga menaruh tangannya di pahaku dan aku langsung minta agar ia memindahkan tangan. Setelah beberapa detik mengobrol, ia melingkarkan jari-jemarinya di leherku, seperti hendak mencekikku, menarik kepalaku agar mendekat dan berusaha untuk menciumku," tutur jurnalis perempuan itu.

Disebutkan bahwa ada klaim-klaim serupa mengenai tindak pelecehan seksual dari Avram Grant kepada jurnalis-jurnalis perempuan lain.

Salah satunya mengklaim bahwa Grant bahkan sudah sampai membuka bajunya minta agar dilayani secara seksual. Si jurnalis, yang merasa jiwanya terancam, dengan enggan akhirnya mengiyakan.

"Aku sudah bilang tidak, tapi ia terus saja ngotot... Aku merasa harus melayaninya agar ia melepaskanku."

Tudingan itu lantas sudah direspons Avram Grant. Ia tidak dengan tegas menyanggah tudingan pelecehan seksual tersebut. 

Berita Lainnya